LAMPUNG EKSPRES news
Portal Berita Lampung
Minggu, 23 11 2014, 18:43 (GMT+7) Home FAQ RSS Links Site Map Contact
 
 
::| Keyword:       [Advance Search]  
 
All News  
Politik
   » Pemililihan Presiden
Olahraga
   » Sepakbola
   » Piala Dunia
Kriminal
Numpang Liyu
Daerah
Bandar Lampung
Seni-Budaya
   » Opini
   » Pendidikan
   » Ekonomi
::| Newsletter
Your Name:
Your Email:
 
 
Bandar Lampung
 

Babak Baru Jembatan Selat Sunda


Rabu, 12 01 2011, 17:50 (GMT+7)

Bandarlampung, LE

 

Rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) memasuki tahap baru.  Dalam Rapat Pembahasan Pembangunan Jalan Akses Serang-Tanjung Benoa dan Jembatan Selat Sunda, di Ruang Rapat Graha Swala, Jakarta, Selasa (11/1) disimpulkan  rencana besar tersebut hanya tinggal menunggu Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembentukan dewan dan badan pelaksana kawasan strategis JSS.

 

Kepala Bappeda Lampung Edyanto, saat mendampingi Gubernur Sjachroedin ZP di Jakarta, Selasa (11/1), menjelaskan dalam minggu ini juga Perpres tersebut akan diselesaikan.  Setelah Perpres ditandatangani, maka akan dibahas bersama dengan kementerian terkait.  ”Jika semua sudah selesai, maka Pemda Lampung dan Banten sebagai inisiator segera membentuk konsorsium, dengan BUMD, BUMN dan mitra strategis,” kata kata Edy.

 

Dihubungi melalui telepon selularnya, ia menerangkan dalam tahun ini semua hal yang berkaitan dengan pembentukan badan kawasan JSS harus sudah selesai.

 

Nantinya, untuk membentuk badan usaha kawasan strategis infrastruktur JSS itu, akan dilakukan secara konsorsium.  "Hal itumelibatkan BUMD Banten dan Lampung beserta mitra masing-masing,” kata Edy. 

 

Mengutip yang disampaikan  Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Hatta Rajasa, dalam Rapat Pembahasan Pembangunan Jalan Akses Serang-Tanjung Benoa dan Jembatan Selat Sunda, di Ruang Rapat Graha Swala, Jakarta, Edyyanto menerangkan kelengkapan pembangunan JSS tersebut juga akan melibatkan sejumlah pakar. 

 

Dijelaskannya, rencannyaa pemerintah akan membentuk badan pelaksana dari pemerintah.  Dan di atasnya ada dewan yang mengurus policy. “Investasi JSS ini masih besar, USD15 miliar. Kalau APBN tidak akan kuat, karena besar sekali. Sejauh ini masih kita harapkan (dari) PPP (private public partnership, red)," jelas kuti Edy atas penjelasan Hatta Rajasa.

 

Sementara itu, Menteri BUMN Mustafa Abu Bakar menjelaskan, BUMN akan bergabung dengan konsorsium untuk pembangunan JSS tersebut.   “Karena ini proyek raksasa, maka sekarang masih tahap persiapan Perpres pembentukan dewan dan badan sebagai pemegang otoritas bersifat independen. FS (feasibility study)-nya sudah diinisiasi oleh Pemda Banten dan Lampung. Amdal-nya sudah tinggal lanjut, sehingga tidak mulai dari nol,” pungkasnya.

(LE-7)


Rating (Votes: )   
    Comments (0)        ShareThis         Print


Other Articles:
KAI Tanjungkarang Batalkan Kenaikan Tarif (11.01.2011)
Trully Kembali Pimpin Dekranasda (11.01.2011)
Komisi C Minta PT Gemerjak Di-blacklist (11.01.2011)
Raperda Wajib Miliki Naskah Akademik (11.01.2011)
Ketangkap Ilegal, Urus Izin Beres (11.01.2011)
Badri Ancam Tutup PT IMS Logistik (11.01.2011)
HMI Press Card Number One (11.01.2011)
TbS Juara Umum Kebersihan (07.01.2011)
Tekan Kebocoran Herman Pasang Meteran PLJ (07.01.2011)
Herman Janjikan Umroh Pasukan Kuning (07.01.2011)



 
::| Latest News
::| Events
November 2014  
Su Mo Tu We Th Fr Sa
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30            
 

 
LAMPUNG NEWS
[Page Top]