LAMPUNG EKSPRES news
Portal Berita Lampung
Kamis, 27 11 2014, 18:28 (GMT+7) Home FAQ RSS Links Site Map Contact
 
 
::| Keyword:       [Advance Search]  
 
All News  
Politik
   » Pemililihan Presiden
Olahraga
   » Sepakbola
   » Piala Dunia
Kriminal
Numpang Liyu
Daerah
Bandar Lampung
Seni-Budaya
   » Opini
   » Pendidikan
   » Ekonomi
::| Newsletter
Your Name:
Your Email:
 
 
Bandar Lampung
 
Tunjangan Guru Non Sertifikasi Cair
Selasa, 02 03 2010, 06:52 (GMT+7)

Bandarlampung, LE - Kabar gembira untuk guru PNS non sertifikasi se-Kota Bandarlampung. Sekretaris Kota (Sekkot) Bandarlampung Sudarno Eddi memastikan, Senin (8/3) mendatang dana tunjangan guru non sertifikasi tahun 2009 sudah dapat dicairkan. “Hasil koordinasi terakhir dengan Bank Pasar paling lambat pekan depan tunjangan guru non sertifikasi sudah dapat dicairkan,” ujar Sekkot, didampinggi Kadis Pendidikan Kota Bandarlampung Idrus Effendi, Senin (1/3).

Kendati demikian, pencairan akan dilakukan melalui tiga tahapan, mengingat total guru non sertifikasi yang layak mendapatkan program strategis besutan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut cukup banyak, yakni 4380 orang. “Tapi kami pastikan tidak akan memakan waktu, karena ditargetkan dalam waktu tiga hari seluruh guru non sertifikasi telah mendapatkan haknya,” ujar Sekkot, memastikan. Pemberian gelombang pertama tunjangan guru non sertifikasi untuk 1000 orang, pekan depan secara simbolis diserahkan langsung Walikota Bandarlampung Drs Eddy Sutrisno MPd. “Total dana Rp12,3 miliar tunjangan guru non sertifikasi itu murni dana APBN, dan sesuai ketentuan khusus guru golongan III dikenakan pajak penghasilan sebesar 15 persen,” terang Sekkot.

Masih dikatakan Sekkot, dalam rangka mensukseskan program SBY gembar menabung. Guru non sertifikasi nantinya tidak menerima dana cash, melainkan menerima dalam bentuk tabungan Bank Pasar. Dengan tujuan, sebagai guru dapat menjadi tauladan bagi anak-anak didiknya untuk dapat gemar menabung. Selain itu, pencairan yang dikemas dalam bentuk tabungan tersebut juga demi menghindari terjadi tudingan pungli. “Tetap, dana tidak akan berkurang Rp250 ribu per bulan selama 1 tahun penuh. Ketika telah diterima tabungan tersebut, hari itu juga dananya bisa dicairkan. Meski harapannya guru dapat menjadi tauladan dan mengkampanyekan program gemar menabung,” tuturnya.

***Tidak Terlambat

Pada kesempatan itu Sekkot menjelaskan, keterlambatan pemberian pencairan dana tunjangan guru non sertifikasi tahun 2009 tersebut murni disebabkan, keterlambatan pencanangan program peningkatan kesejahteraan guru itu sendiri oleh SBY. Karena program tersebut dikoordinasikan ke Pemkot akhir Desember 2009 lalu. “Ketentuan itu diterima Pemkot ketika APBD tengah dalam pembahasan, jadi tidak benar kalau ada asumsi Pemkot sengaja menunda-nunda pencairan tersebut. Apalagi itu murni dana APBN,” tutur Sekkot. Tidak hanya itu sesuai juklak dan juknis program tersebut, meskipun bersumber dana APBN namun, komponen dana tunjangan guru non sertifikasi itu masuk APBD. “Sedangkan APBD baru selesai diseleksi gubernur belum genap satu minggu. Untuk Lampung sendiri Kota Bandarlampung termasuk yang pertama mencairkannya,” ujar Sekkot, optimis.

Ditambakan Idrus, sejatinya proses pencairan dana tunjangan sertifikasi guru non sertifikasi membutuhkan proses yang cukup panjang namun, disdik berupaya kebut prosesnya untuk menghindari terjadi kegundahan di kalangan guru. “Tapi kami tetap berupaya semaksimal mungkin menyempurnakan pendataan meskipun dengan waktu relatif singkat. Bisa dibayangkan mendata guru se-Kota Bandarlampung khusus non sertifikasi, salah-salah bisa berakibat fatal,” terangnya. Indrus juga mengimbau, besarnya kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan dapat ditindaklanjuti dengan pengedepanan kualitas dalam menjalankan tugas. (LE-9)



Rating (Votes: )   
    Comments (0)        ShareThis         Print


Other Articles:
Disdik Percepat Pengiriman Soal UN (02.03.2010)
RSUDAM Rawat Puluhan Korban Banjir (02.03.2010)
Kembali, Akar Tuding Pemkot KKN (02.03.2010)
JSS Hanya Sebatas Wacana (01.03.2010)
Baleg Mulai ‘Garap’ Perda (01.03.2010)
2010, Lampung Terancam Devisit (01.03.2010)
Minim Dana, Terancam Batal Dikerjakan (01.03.2010)
Pemprov Beri Kendaraan (01.03.2010)
Master Soal UN Mulai Diperbanyak (01.03.2010)
Gula Thailand Belum Masuk (01.03.2010)



 
::| Latest News
::| Events
November 2014  
Su Mo Tu We Th Fr Sa
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30            
 

 
LAMPUNG NEWS
[Page Top]