LAMPUNG EKSPRES news
Portal Berita Lampung
Senin, 20 10 2014, 18:17 (GMT+7) Home FAQ RSS Links Site Map Contact
 
 
::| Keyword:       [Advance Search]  
 
All News  
Politik
   » Pemililihan Presiden
Olahraga
   » Sepakbola
   » Piala Dunia
Kriminal
Numpang Liyu
Daerah
Bandar Lampung
Seni-Budaya
   » Opini
   » Pendidikan
   » Ekonomi
::| Newsletter
Your Name:
Your Email:
 
 
Daerah
 
Harga Cengkih di Lamtim Turun
Senin, 21 12 2009, 07:26 (GMT+7)

Sukadana, LE - Harga cengkih di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) turun pada pekan ketiga Desember 2009, yang dipengaruhi berkurangnya permintaan atas komoditas itu.  

"Harga cengkih yang sebelumnya bertahan, kini sudah turun di tingkat petani dan pedagang," kata Suharno warga Kecamatan Sukadana Kabupaten Lamtim, Sabtu (19/12).

Menurutnya, harga komoditas cengkih di pasaran saat ini menurun, jika sebelumnya Rp 45.000 per kg, kini menjadi Rp43.000 per kg.

"Penurunan itu bisa dikatakan terlalu tajam, padahal harga cengkih sebelumnya selalu bertahan tinggi," katanya.

Dia menambahkan, permintaan cengkih di Kabupaten Lamtim sebenarnya jarang sepi, karena sejumlah perusahaan rokok asal Pulau Jawa mencarinya hingga ke Lampung.

"Mengenai stok masih cukup banyak di Lamtim, karena didukung daerah perbukitan yang banyak ditemui tanaman cengkih di daerah itu," katanya.

Sementara itu, pedagang pengumpul di Kecamatan Pekalongan, Saefudin mengakui bahwa harga cengkih sudah mulai turun, akibat permintaan dari sejumlah pedagang berkurang, padahal tanaman cengkih sudah memasuki masa panen.

"Meski panen tidak banyak pada musim ini, namun stoknya cukup banyak. Dengan turunnya harga cengkih membuat pendapatan para petani berkurang," ujarnya.

Ia menambahkan, mengenai harga cengkih memang ditentukan oleh harga pembelian perusahaan sehingga harganya masih cukup stabil.

"Petani cengkih hanya mengikuti perkembangan harga dari pabrik penerima cengkih. Bila perusahaan penerima cengkeh bertahan, harga dari petani pun bertahan. Jadi petani cukup mengikuti harga yang telah ditentukan pasar," katanya.

Karena hasil bertani cengkih cukup menguntungkan, lanjutnya, banyak petani tetap mempertahankan tanaman cengkihnya.

"Hasil panen cengkih di sini memadai, bahkan mampu memenuhi permintaan. Harganya pun relatif tinggi, sehingga dalam membudidayakan tanaman ini cukup menguntungkan," katanya.

Dia berharap pemerintah daerah terus melakukan sosialisasi terhadap petani tentang cara meningkatkan produksi cengkih, sehingga produktivitas komoditas itu akan meningkat.

Berdasarkan data Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disunhut) Kabupaten Lamtim, luas areal tanaman cengkih mencapai 1.233,4 hektare dengan hasil panen rata -rata per tahun mencapai 159 ton. Selain itu, komoditas cengkih asal Lamtim umumnya dikirimkan ke Pulau Jawa dan berbagai daerah di Sumatera. (LE-4/ant)



Rating (Votes: )   
    Comments (0)        ShareThis         Print


Other Articles:
Harga Jagung Naik Tipis (21.12.2009)
Lamsel Buat Percontohan Kebun Kakao (21.12.2009)
Harga Komiditas Kopra Anjlok (21.12.2009)
Potensi Tambang Tingkatkan PAD (21.12.2009)
Pantai Selatan Rajabasa Rawan Abrasi (21.12.2009)
Petani Butuh Pasokan Air (21.12.2009)
Harga Rumput Laut Stabil (21.12.2009)
Warga Resahkan Penambangan BC (19.12.2009)
CIMB Raih Untung Rp58 M (19.12.2009)
Kepulauan Pasak Perekonomian (19.12.2009)



 
::| Latest News
::| Events
Oktober 2014  
Su Mo Tu We Th Fr Sa
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  
 

 
LAMPUNG NEWS
[Page Top]