LAMPUNG EKSPRES news
Portal Berita Lampung
Rabu, 26 11 2014, 22:57 (GMT+7) Home FAQ RSS Links Site Map Contact
 
 
::| Keyword:       [Advance Search]  
 
All News  
Politik
   » Pemililihan Presiden
Olahraga
   » Sepakbola
   » Piala Dunia
Kriminal
Numpang Liyu
Daerah
Bandar Lampung
Seni-Budaya
   » Opini
   » Pendidikan
   » Ekonomi
::| Newsletter
Your Name:
Your Email:
 
 
Daerah
 
Harga Cengkeh Bertahan
Senin, 17 08 2009, 16:29 (GMT+7)

Didistribusi ke Jakarta
Harga Cengkeh Bertahan

Liwa,LE
Harga komoditas cengkeh kering pada tingkat petani di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) masih bertahan pada Rp40.000/Kg.
    
"Harga cengkeh kering masih stabil, dan bertahan di posisi yang sama dalam sepekan terakhir," kata pengumpul cengkeh di Pekon (Desa) Gunung Kemala, Kecamatan Karya Penggawa, Lambar, Rusli, di Krui, Kamis (13/8).
    
Dia menjelaskan, beberapa tahun terakhir ini para petani komoditas cengkeh mulai bergairah kembali, seiring pemerintah kembali menggalakkan tanaman ini sebagai tanaman pokok petani.
    
"Meningkatnya produksi cengkeh sudah terlihat dua tahun terakhir, rata-rata petani mampu menyetorkan cengkeh kering mencapai 30 kg lebih," kata Rusli
    
Cengkeh kering yang dikumpulkan dari petani dijual atau didistribusikan di sejumlah wilayah, di antaranya, ke Bandarlampung, Jakarta, dan daerah di pulau Jawa untuk dijadikan bahan baku rokok kretek.
    
Setiap pengumpul membutuhkan sedikitnya delapan hari untuk dapat mengumpulkan cengkeh kering dari petani dan mampu memasok cengkeh kering mencapai delapan kwintal setiap bulannya.
    
"Walau pun harga tidak mengalami peningkatan sejauh ini petani tidak mengeluh, karena dibandingkan dengan harga komoditas lain harga cengkeh masih unggul," kata Rusli lagi.
    
Luas area tanaman cengkeh di Kabupaten Lambar mencapai 1.093,4 hektare, dengan produktifitas mencapai 157 ton/tahun.
    
Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Tanaman Dinas Perkebunan Kabupaten Lambar, Kasta, mengatakan, ada beberapa wilayah di pesisir Lambar yang tingkat produksi panennya masih rendah, karena sebagian wilayah masih dilakukan peremajaan tanaman.
    
"Hanya beberapa wilayah yang masih minim produksi panen cengkeh, mengingat Pemkab melalui Dinas Perkebunan melakukan peremajaan tanaman dengan menyalurkan bantuan bibit cengkeh," kata Kasta.
    
Dia menjelaskan, peremajaan itu dilakukan untuk peningkatan produksi cengkeh, sehingga Lambar bisa kembali berjaya sebagai daerah penghasil cengkeh terbesar di Provinsi Lampung.   

(ant/LE-2)


Rating (Votes: )   
    Comments (0)        ShareThis         Print


Other Articles:
Luncurkan Program Telkom Grup (17.08.2009)
Ekonomi Mandiri Harus Digalakkan (17.08.2009)
Pasokan Listrik Turun Drastis (14.08.2009)
70% Bank Dikuasai Asing (14.08.2009)
Persediaan Sembako Terbatas (14.08.2009)
Utang Negara Bertambah (14.08.2009)
Nasabah Wajib Peroleh Akses Investor Area (14.08.2009)
Ekspor Non Migas Tembus 125 Juta USD (14.08.2009)
Gula Butuh Sistem Stok (14.08.2009)
Rupiah Tergerus di Atas Rp9.950 (13.08.2009)



 
::| Latest News
::| Events
November 2014  
Su Mo Tu We Th Fr Sa
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30            
 

 
LAMPUNG NEWS
[Page Top]