LAMPUNG EKSPRES NEWS
Situs Berita Masyarakat Lampung
Rabu, 23 04 2014, 21:21 (GMT+7) Home FAQ RSS Links Site Map Contact
 
 
::| Keyword:       [Advance Search]  
 
All News  
Numpang Liyu
Daerah
Bandar Lampung
Kriminal
Politik
Olahraga
Opini
Seni-Budaya
Harian Ekspres
Ekonomi
Pendidikan
::| Newsletter
Your Name:
Your Email:
 
 
 
Kriminal
 
Polda Belum Respon Permintaan Keluarga Nepio
Senin, 20 12 2010, 10:13 (GMT+7)

Metro,LE

Sampai saat ini Polda Lampung belum juaga merespon permintaan Keluarga almarhum Nepio Mardiyanto anggota Intel Kodim 0411 Lamteng  yang tewas dibunuh, Senin (1/11) lalu, untuk di rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP).

Melalui kuasa hukumnya, Anggit Aritya Nugroho  Divisi Pidana Pos Bakum AAI Wilayah Kota Metro, Lamteng dan Lamtim, keluarga korban sudah menemui Waka Direskrim Polda Lampung, AKBP Edi Swasono, pekan lalu,

untuk meminta agar rekonsruksi dapat diulang di TKP dan memohon untuk mencermati alat bukti petunjuk batu dan plastik folibek didapat dari mana oleh tersangka. “Kami sudah mengajukan permohonan untuk dilakukan rekonstruksi ulang di TKP, tetapi hingga kini belum ada respon dari Polda Lampung,” kata Anggit, Minggu (19/12).

Terpisah, Pos Bakum AAI juga memprotes keras atas penolakan laporan ke Polsek Sekampung, terhadap Heri saksi kunci terhadap kasus pembunuhan yang menewaskan Serka Nepio.

Kordinator  Pos Bakum Asosiasi Advokat Indonesia (AAI)  Wilayah Lamtim, Alip Suherly,S.H., akan melaporkan sikap Kapolsek Sekampung AKP Sardan R Kemala ke Komisi Kepolisain Nasional (Kampolnas) dan Irwasda Polda Lampung, yang dinilai tidak profesional.

Suherly mengatakan, saat mendampingi kliennya di Mapolsek Sekampung, untuk melaporkan saksi Heri yang terakhir bersama almarhum sebelum terjadi pembunuhan, tidak mendapat pelayanan yang baik dari Kapolsek setempat. “Mereka menolak untuk menerima laporan klein kami,” kata Suherly.

Lanjutnya, Kapolsek Sekampung AKP Sardan R Kemala, justri meminta korban melaporkan ke Polres Lamtim, dan polsek tidak bersedia menerima laporan tersebut. "Ke polres saja, ke polres saja, itu sudah ditangani polres semua kasusnya, kami tidak mau terima, ke polres saja,” ujarnya mengutip pernyataan AKP Sardan.

Karenanya, atas sikap tersebut, pihaknya akan membuat laporan resmi ke Komisi Kepolisan Nasional (Kompolnas), Kapolri, Kapolda Lampung dan Irwasda Polda Lampung. “Kami akan membuat laporan resmi besok,” tegasnya.

Sebelumnya, keluarga almarhum Serka Nepio Mardiyanto, anggota Kodim 0411/Lamteng  yang tewas mengenaskan Senin (1/11) silam, mendatangi Kantor Pos Bantuan Hukum Asosiasi Advokat Indonesia (Pos Bakum AAI) Wilayah Kota Metro, Lamteng dan Lamtim di Kota Metro, kemarin. Mereka meminta agar Pos Bakum AAI mendampinginya untuk turut melakukan pengawasan dalam proses penyidikan yang dilakukan Polda Lampung dan Polres Lamtim.

Yayah Susanti (42), isteri almarhum bersama sejumlah anggota keluarganya ke Kantor Pos Bakum, mengatakan, pihaknya merasa ada kejanggalan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dilakukan oleh penyidik Polda Lampung dan Polres Lamtim. Selain itu, akan kesan proses penyidikan dilakukan secara ‘tertutup’. “Seperti proses rekonstruksi yang dilakukan di Polda Lampung dan bukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” kata Yayah Susanti, Senin (13/12).

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya meminta kepada petugas Pos Bakum untuk mendampinginya dalam proses penyidikan perkara yang menewaskan suaminya, agar penanganan perkara ini dilakukan sesuai dengan prosedur dan dapat mengungkap pelaku pembunuhan. “Melalui Pos Bakum, kami juga meminta agar dilakukan proses rekonstruksi ulang di TKP,” ujar dia.

RD-9


Rating (Votes: )   
    Comments (0)        ShareThis         Print


Other Articles:
Tahanan Lapas Tuba Melarikan Diri (20.12.2010)
Ferry Sulisthio Mulai Disidangkan (20.12.2010)
Anggota Polda Lampung Naik Pangkat (20.12.2010)
Pelayanan SIM Terus Berbenah (20.12.2010)
KPPRI Minta Kejati Tahan  Rektor UTB (20.12.2010)
Sat Narkoba Ringkus Pengedar Narkoba (20.12.2010)
Polisi Bekuk Penadah Udang Curian (20.12.2010)
BUS MELINTANG (17.12.2010)
Kejari Datangkan Ahli Fidusia (17.12.2010)
Kajari Gunungsugih Proses Penyimpangan DAK (17.12.2010)



 
::| Latest News
::| Events
April 2014  
Su Mo Tu We Th Fr Sa
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30      
 
News in Pictures

SENPI MILIK BEGAL -
Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Derry Agung Wijaya menunjukan senjata api rakitan barang bukti yang diamankan Polisi. Senpi tersebut digunakan untuk kejahatan yang dilakukan pelaku begal yakni MR alias MUR (25) warga Kelurahan Sinar Harapan, Kecamatan Sungkai Barat, Kabupaten Lampung Utara. foto: Arliyus/LE



 
LAMPUNG NEWS
[Page Top]