Ical, Mak Ganta Kemeda Lagi?
Sabtu, 05 01 2013, 00:29 (GMT+7)
Dalam Rapimnas dan Rakernas Partai Golkar tahun lalu Abu Rizal Bakrie (ARB) ditetapkan sebagai Calon Presiden RI untuk pengganti penerus SBY. Keputusan ini bagi DPD 1 PG seluruh Indonesia merupakan keputusan mutlak. Harga mati yang tidak dapat diganggu gugat. Kendati ini merupakan keputusan tertinggi partai ternyata masih ada yang menggugat pencalonan Ical dengan alasan keputusan itu tidak mengikutsertakan DPD Tingkat II dan tidak pula direkomendasi. Para senior dan pinisepuh Golkar seperti Akbar Tandjung, JK dan lain-lain atau pencapresan Ical masih bisa ditinjau ulang begitu bunyi goyangan para pihak yang tidak mendukung “sanak lampung” itu mencalonkan diri sebagai Presiden. Menurut pengamat di DPP G kini ada 4 faksi yakni; faksi ARB, faksi AL-JK, dan faksi AT masing masing faksi punya kekuatan dan jaringan sampai ke daerah-daerah. Kondisi riil ini tidak bisa diabaikan oleh semua faksi termasuk Sang Ketum ARB. Kondisi saling kritik secara terbuka di para petinggi partai ini harus segera dihentikan. Jika Golkar betul-betul ingin menjadi pemenang Pemilu yang sudah di ambang gerbang. Tentunya ARB paham betul cara upaya menyatukan kekuatan partai secara utuh. Yakni duduk bersama di satu meja yang didahului dengan menggerakkan benang merah silaturahmi pribadi demi kembali mencorongnya sinar kuning di Nusantara. Buat Ical, tinggalkan dulu piilmu di lamban. Tunjukkan calakmu sebagai pemimpin dan negarawan yang tangguh dan handal dalam meyakinkan kemampuan diri pada sahabat kerabat senior Partai, dan HMI yakin ARB mampu dan ARB bias…! Untuk meyakinkan para senior itu buat HMI, Ical adalah figur pemimpin bangsa TERBAIK setelah era SBY. Track record kepemimpinannya sejak kuliah, di HIPMI, KADIN. Kepedulian pada senibudaya, olahraga dan ekonomi kerakyatan yang tiada henti serta keberhasilan usaha keluarga dan pengalamannya sebagai menteri yang kemudian terjun di politik membuat Ical suksesor dari Lampung ini semakin matang yang kini berdiri kokoh sebagai salah seorang negarawan di Republik ini. Sebagai anggota masyarakat Lampung, HMI bangga dan TABIK pada Ical. Oleh karenya buat masyarakat Lampung, sejatinya tidak ada pilihan lain selain ARB untuk Pilpres nanti. Karena inilah SAATNYA ORANG LAMPUNG JADI PRESIDEN RI. Mak ganta kemeda lagi, ki mak ram sapa lagi sai haga mendukung dan memilih ARB, Si anak Lampung, Ical dalam pilpres nanti boleh kalah di daerah sana, tapi di Lampung harus menang. Karena ini kampung halamannya begitu tekad kita. Ayo kita dukung ARB. Partai boleh beda tapi PRESIDENnya ARB!
Tabik pun nabik tabik, kilu mahaf. Sikanduwa Numpang liyu puuun. (sutan tuan indrajaya)
|