LAMPUNG EKSPRES news
LE MEDIA GROUP
Jumat, 26 05 2017, 16:22 (GMT+7) Home FAQ RSS Links Site Map Contact
 
 
::| Keyword:       [Advance Search]  
 
All News  
Politik
   » Pemililihan Presiden
Olahraga
   » Sepakbola
   » Piala Dunia
Kriminal
Numpang Liyu
Daerah
Bandar Lampung
Seni-Budaya
   » Opini
   » Pendidikan
   » Ekonomi
::| Newsletter
Your Name:
Your Email:
 
 
Kriminal
 
KPK Sudah Limpahkan, Bambang Kurniawan Segera Disidang

Jumat, 03 03 2017, 08:13 (GMT+7)

Bandarlampung, LE

Dugaan kasus penyerahan uang gratifikasi APBD 2016 akan segera memasuki babak baru. Pasalnya, tim Jaksa dari Kemisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas perkara Bupati Tanggamus, Bambang Kurniawan, ke Pengadilan Tipikor Tanjungkarang untuk segera disidangkan. Hal tersebut diungkapkan Jaksa KPK, Tri Anggoro Mukti saat ditemui di Pengadilan, Kamis (2/3).

Lima orang Jaksa yang menangani perkara tersebut menyerahkan berkas perkara keruang Panmud Tipikor. “Iya kami telah melimpahkan berkas atas nama tersangka Bambang Kurniawan, untuk saat ini kami masih menunggu penetapan majelis Hakim dan jadwal sidangnya," kata Tri kepada Wartawan usai melakukan pelimpahan kemarin. Kemudian mengenai masalah saksi dan barang bukti, pihaknya telah siap akan menghadirkan saksi-saksi dan barang bukti sejumlah uang dalam sidang yang terbuka untuk umum mendatang.

Menurutnya, dalam dakwaan tersebut tersangka dijerat dengan dakwaan alternatif yakni Pasal 5 jo. Pasal 12 huruf a dan huruf b UU No. 20/1999 tentang pemberantasan Tipikor, atau Pasal 13 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor. “Untuk saat ini tersangka telah dititipkan di rutan Wayhui Bandarlampung dengan dilimpahkan berkas perkara ini maka penahanan terhadap tersangka sepunuhnya adalah kewenangan Pengadilan," kata dia.

Terpisah, Kuasa Hukum Sopian Sitepu menjelaskan bahwa uang yang diberikan oleh kliennya kepada para anggota DPRD Tanggamus itu bukanlah untuk memuluskan atau perjanjian untuk melancarkan pengesahan APBD malainkan adanya ancaman dari para pelapor sendiri.

"Fakta sebenarnya klien kami dipaksa dan dibawah ancaman dimana paksaan dan ancaman itu kami akan buka di fakta peraidangan, paksaan dan ancaman itu dilakukan oleh pelapor," ucapnya saat konpersi pers dengan awak media beberapa waktu lalu. Namun saat di tanyakan mengenai dalam konteks apa kliennya mendapat ancaman Sopian belum bisa membeberkan, karna menurutnya, fakta-fakta tersebut akan di beberkan dalam persidangan.

"Penyerahan uang ini tidak ada hubungannya dengan APBD tapi mereka memanipulasi bahwa ini ada hubungannya dengan APBD jadi uang itu adalah konteks dari pemaksaan dan ancaman itu dan uang itu sendiri uang pribadi dari klien kami sendiri bukan uang yang berasal dari APBD ," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya mengajak awak media untuk mengawal kasus tersebut dan berjanji akan membuka fakta yang sebesar-besarnya di muka peraidangan. "Kita punya bukti yang sangat banyak bahwa beliau ini sebenarnya orang yang dizolimi dan tidak ada niat dirinya untuk memberikan uang, tetapi itu pun karna ancaman dan dorongan dari mereka untuk memberikan uang," pungkasnya. (LE-11)


Rating (Votes: )   
    Comments (0)        ShareThis         Print


Other Articles:
Kasus Mutilasi Pansor Hadirkan Pakar Deteksi Kebohongan Mabes Polri (01.03.2017)
Sidang Narkoba Sekda, JPU Hadirkan 3 Saksi (01.03.2017)
Komisi III DPR RI Kunker ke Mapolda Lampung (01.03.2017)
KPK Jadwalkan Periksa Chusnunia Chalim (28.02.2017)
Tunggu BPKP, Jaksa Belum Tentukan Tersangka Korupsi Jl Sentot (28.02.2017)
Korupsi BOS, Kepsek SMP Negeri 24 Bandarlampung Divonis 3,5 Tahun (27.02.2017)
Andika Kangen Minta Penangguhan Penahanan (27.02.2017)
Andika Kangen Resmi Ditahan Polisi (26.02.2017)
Remaja Cabuli Korban di Bawah Umur (20.04.2016)
Sidang Narkoba Diwarnai Jeritan Histeris, Telek Divonis Penjara Seumur Hidup (20.04.2016)



 
::| Latest News
::| Events
Mei 2017  
Su Mo Tu We Th Fr Sa
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      
 

 
LAMPUNG NEWS
[Page Top]