LAMPUNG EKSPRES news
LE MEDIA GROUP
Jumat, 26 05 2017, 16:21 (GMT+7) Home FAQ RSS Links Site Map Contact
 
 
::| Keyword:       [Advance Search]  
 
All News  
Politik
   » Pemililihan Presiden
Olahraga
   » Sepakbola
   » Piala Dunia
Kriminal
Numpang Liyu
Daerah
Bandar Lampung
Seni-Budaya
   » Opini
   » Pendidikan
   » Ekonomi
::| Newsletter
Your Name:
Your Email:
 
 
Kriminal
 
Punya Senpi, Warga Rajabasa Didakwa 20 Tahun Penjara

Kamis, 09 03 2017, 09:55 (GMT+7)

Bandarlampung, LE

Djan Aldino (21) warga Jalan Pramuka Gang Jambu Rajabasa, Bandarlampung, didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yuni Kusumardiati, dengan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No.12/1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Terkait kasus kepemilikan senjata api (senpi) rakitan jenis Revolver berikut lima butir amunisi.

Terungkap dalam persidangan, terdakwa mengakui jika dirinya sudah pernah dihukum dalam perkara kriminal. “Iya Pak saya sudah tiga kali dihukum dalam perkara yang berbeda,” kata terdakwa dihadapan majelis Hakim yang dipimpin Ahmad Lakoni, dalam sidang yang digelar di PN Tanjungkarang, Rabu (8/3).

Dalam dakwaan JPU menjelaskan, pada Bulan September 2016, ketika terdakwa telah menjalankan hukuman di Rutan Kota Agung, terdakwa menemui Masrul untuk menjaulkan barang milik Masrul berupa sepucuk senpi rakitan berikut lima butir peluru dengan harga Rp 3 juta. Kemudian terdakwa berminat terhadap sepucuk senpi rakitan berikut amunisi lima butir tersebut dan saat itu terdakwa hanya memiliki uang sebesar Rp 2 juta.

Lalu senpi itu terdakwa tawar dengan alasan bahwa senpi tersebut akan terdakwa gunakan sendiri setelah itu Masrul memberikan senpi kepada terdakwa, lalu terdakwa kembali ke Bandarlampung. “Selama terdakwa berada di Bandarlampung dan senpi itu selalu terdakwa bawa dan disimpan di dalam tas miliknya,” kata JPU saat membacakan dakwaannya.

Selanjutnya, pada 29 November 2016 lalu ketika terdakwa sedang istirahat dipinggir pertokoan dekat jembatan penyembrangan di pertigaan jalan Kartini-Imam Bonjol Tanjungkarang, datang polisi yang perpakaian preman melakukan penggeledahan terhadap terdakwa.

Dari hasil penggeledahan terhadap terdakwa, ditemukan sepucuk senpi rakitan yang kemudian diamankan karena tidak memiliki ijin berikut amunisi lima butir peluru. Akibat perbuatannya, terdakwa beserta barang bukti dibawa ke Polresta Bandarlampung untuk pemeriksaan lebih lanjut. (LE-11)


Rating (Votes: )   
    Comments (0)        ShareThis         Print


Other Articles:
Gedung Eks Bank Tripanca Dijarah Maling (09.03.2017)
Ditunjukkan Foto, Terdakwa Mutilasi Pansor Menangis (08.03.2017)
Peras Kelompok Tani, Oknum LSM Ditangkap Polisi (08.03.2017)
Polda Lampung Limpahkan Berkas Azwar Yacub cs (08.03.2017)
Korupsi Perpustakaan Lamteng, Kohar Ayub Divonis 2,5 Tahun (08.03.2017)
Korupsi BOS, Kepsek SMAN 3 Metro Divonis Penjara (08.03.2017)
Sidang Perdana Bambang Kurniawan Digelar 13 Maret (04.03.2017)
Isteri Cabut Laporan, Kasus Andika Kangen Jalan Terus (04.03.2017)
KPK Sudah Limpahkan, Bambang Kurniawan Segera Disidang (03.03.2017)
Kasus Mutilasi Pansor Hadirkan Pakar Deteksi Kebohongan Mabes Polri (01.03.2017)



 
::| Latest News
::| Events
Mei 2017  
Su Mo Tu We Th Fr Sa
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      
 

 
LAMPUNG NEWS
[Page Top]