LAMPUNG EKSPRES news
Portal Berita Lampung
Sabtu, 01 11 2014, 09:58 (GMT+7) Home FAQ RSS Links Site Map Contact
 
 
::| Keyword:       [Advance Search]  
 
All News  
Politik
   » Pemililihan Presiden
Olahraga
   » Sepakbola
   » Piala Dunia
Kriminal
Numpang Liyu
Daerah
Bandar Lampung
Seni-Budaya
   » Opini
   » Pendidikan
   » Ekonomi
::| Newsletter
Your Name:
Your Email:
 
 
Kriminal
 
Sengketa Lahan, Satu Tewas Tiga Luka Berat
Jumat, 11 06 2010, 09:53 (GMT+7)

Menggala Timur, LE - Gara-gara dipicu sengketa lahan dua kubu warga ribut. Akibatnya seorang meninggal dunia dan tiga orang lainnya luka-luka. Peristiwa ini terjadi di Umbul Bawangbalak Kampung Menggala Kecamatan Menggala Timur Tulangbawang, Kamis (10/6) sekitar pukul 07.30 WIB.

Korban tewas yakni Muslihan, warga lingkungan Bugis Menggala. Dia langsung meninggal dunia di lokasi kejadian karena menderita luka bacok yang cukup parah. Sementara tiga korban lainnya yakni masing-masing Heri (anak Muslihan), menderita telinga luka sobek, dada dan lengan tangan yang berasal dari sabetan benda tajam dan sempat dilarikan ke puskesmas Menggala yang kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Bunda Bandarjaya Lampung Tengah.

Lalu Ali Imron, warga Kibang Menggala menderita luka robek di kepala belakang, serta Ansori warga Kampung Menggala luka robek di telapak tangan, jari tangan patah dan luka robek di Kepala samping. Keduanya saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala untuk menjalani operasi.

Kejadian persengketaan lahan yang telah berlangsung lama ini, berawal dari saat Mat Yusuf yang merupakan saudara Ali Imron dan Ansori ini mengajak Sayuti, adik Muslihan untuk menunjukan batas lahan di Umbul Bawangbalak tersebut. Sesampai di lokasi, ternyata saudara Mat Yusuf yang berjumlah lima orang telah lama menunggu Sayuti yang saat itu juga di ikuti oleh Muslihan dan Heri.

Saat bertemu, kedua belah pihak langsung terlibat cecok mulut dan berujung dengan perkelahian antara enam orang melawan tiga orang ini. Akibatnya empat orang menjadi korban perkelahian tersebut. Heri yang saat itu dalam keadaan luka berat dibawa oleh Wayan Rame olrh warga setempat untuk diberikan pertolongan. Sebelum ke puskesmas ia sempat melaporkan kejadian ini ke Mapolres Tulangbawang.

Waka Polres Tulagbawang Kompol Teguh Widodo mengatakan, setelah mendengar laporan tersebut pihaknya langsung menurunkan anggota Polisi sebanyak satu pleton dari Polres Tulangbawang dan dua regu dari Polsek Menggala untuk melakukan pengamanan. “Sementara kondisi TKP sudah mulai kondusif. Kami telah menurunkan anggota untuk melakukan pengamanana,” ujarnya saat ditemui di RSUD Menggala untuk melihat kondisi korban perkelahian ini.

Sementara, untuk korban meninggal dunia, lanjut Waka, saat ini telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Sedangkan korabn luka yang dirawat di rumah sakit juga tidak terlepas dari pengawasan anggota polisi untuk mengantisipasi terjadi keributan yang lebih besar. (RD-24)


Rating (Votes: )   
    Comments (0)        ShareThis         Print


Other Articles:
Mayat Berseragam SMA Dibuang di Jalan Tol (10.06.2010)
Polisi Bebaskan “Pelaku Judi” Sabung Ayam (10.06.2010)
Sahidan Laporkan Alzier ke Polisi (10.06.2010)
Dua Pelaku Jambret Diamankan (10.06.2010)
Kejati Bidik 90 kepala Sekolah  (10.06.2010)
BNI Jebol Uang Nasabah Rp880 juta (10.06.2010)
JPU Kekeh Tuntut Iduar 1,5 Tahun (10.06.2010)
Ditnarkoba Tangkap Pengedar Sabu (10.06.2010)
Angga Saputra Giring 11 Kambing (10.06.2010)
Dedy: Polda-Satono Ada ‘Main’?   (10.06.2010)



 
::| Latest News
::| Events
November 2014  
Su Mo Tu We Th Fr Sa
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30            
 

 
LAMPUNG NEWS
[Page Top]