LAMPUNG EKSPRES NEWS
Situs Berita Masyarakat Lampung
Rabu, 23 05 2012, 23:47 (GMT+7) Home FAQ RSS Links Site Map Contact
 
 
::| Keyword:       [Advance Search]  
 
All News  
Numpang Liyu
Daerah
Bandar Lampung
Kriminal
Politik
Olahraga
Opini
Seni-Budaya
Harian Ekspres
::| Newsletter
Your Name:
Your Email:
 
 
 
Numpang Liyu
 
Pesantren
Jumat, 13 05 2011, 19:14 (GMT+7)

Pesantren
Menurut HMI, masifnya pemberitaan miring soal Islam lewat berbagai perspektif besar kemungkinan ditujukan untuk melemahkan Islam secara terstruktural. Padahal kita seharusnya tahu persis, kultur Islam di Indonesia bukanlah kultur yang saklek diadopsi bulat-bulat dari Saudi Arabia sebagai pusat ajaran Islam di dunia.
Ironisnya, saat ini Islam yang menjadi tudingan dan semua hal yang beraroma Islam diterima dengan penuh kehati-hatian dan kewaspadaan yang berlebihan. Bahkan, orangtua masa sekarang seolah dipaksa untuk enggan dan takut memasukkan anaknya ke lembaga pendidikan Islam seperti pesantren.
Padahal, harus diakui, untuk melakukan pendalaman Islam yang komprehensif, lembaga pendidikan formal yang diadopsi dari sistem pendidikan universal di dunia tak melulu bisa menghasilkan output lulusan yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan iman-ketakwaan.
Pesantren misalnya, dalam kajian sosiologis, akar kata Santri bahkan berasal dari Bahasa Tamil India yang masuk melalui pengaruh Hindu di Indonesia sebelum Islam. Santri berarti guru mengaji. Bertransformasi menjadi Pesantren harus diakui ada pengaruh dari Bahasa Jawa yang menyusun kata benda Pe-santri-an menjadi Pesantren.
Baru kemudian pusat-pusat pendidikan tradisioanal di Indonesia  lebih dikenal dengan sebutan pondok, barangkali istilah pondok berasal dari kata Arab funduq, yang berarti pesangrahan atau penginapan bagi para musafir. Pondok Pesantren sangat khas dan bisa kita sebut asli dari pengembangan kultur di Indonesia.
Potret Pesantren pada dasarnya adalah sebuah asrama pendidikan Islam tradisional dimana para siswanya tinggal bersama dan belajar ilmu-ilmu keagamaan di bawah bimbingan guru yang lebih dikenal dengan sebutan kyai. Asrama untuk para siswa tersebut berada dalam komplek pesantren dimana kyai bertempat tinggal. Di samping itu juga ada fasilitas ibadah berupa masjid. Biasanya komplek pesantren dikelilingi dengan tembok untuk dapat mengawasi arus keluar masuknya santri. Memang dari aspek kepemimpinan pesantren kyai memegang kekuasaan yang hampir-hampir mutlak. Prinsip sami’na wa atto’na dikenal umum di setiap pesantren di Indonesia.
Tetapi memang, dalam perkembangannya, kita tidak bisa menafikkan kemudian masuk pengaruh-pengaruh aliran-aliran Islam dari berbagai tempat yang kadangkala juga berasal dari sekte sempalan yang memiliki adab dan tata aturan sedikit berbeda demi kekhasannya masing-masing.
Masih dalam konteks tersebut, HMI pikir juga tak ada yang salah. Dalam aliran dan kelompok apapun, sekte, aliran dan perbedaan kerap menjadi pengaya tersendiri sehingga perkembangan suatu kebudayaan menjadi semakin beragam.
Jadi memang ketika terjadi beberapa kasus miring kemudian dikaitkan dengan pesantren sebagai basis kegiatan menyimpang, hal tersebut merupakan kemunduran tersendiri bagi negara kita yang dikenal sangai cerdas dan meracik akumulasi kebudayaan khas sehingga bangsa ini dikenal sebagai bangsa berbudaya luhur dan kaya ilmu.
Ibarat satu-dua oknum berbuat salah, tak berarti semuanya buruk. Nila setitik memang kerap membuat susu sebelangan rusak semuanya. Semoga kita bisa melihat setiap persoalan terkait dengan hal-hal yang menyudutkan Islam dengan lebih jernih dan dewasa.

Tabik pun, nabik tabik. Sikandua kilu mahap. Numpang liyu puunn..


(st indrajaya)


Rating (Votes: )   
    Comments (0)        ShareThis         Print


Other Articles:
Mahal Karena Gaptek (12.05.2011)
Cuci Otak (20.04.2011)
Beras (28.02.2011)
Hiburan Kapal (24.02.2011)
Wisata (08.02.2011)
DPR vs KPK (01.02.2011)
Daya Saing (28.01.2011)
Minat Baca (27.01.2011)
Benny_israel (24.01.2011)
Malu (12.01.2011)



 
::| Latest News
::| Events
Mei 2012  
Su Mo Tu We Th Fr Sa
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31    
 

 
LAMPUNG NEWS
[Page Top]