LAMPUNG EKSPRES news
LE MEDIA GROUP
Jumat, 26 05 2017, 16:21 (GMT+7) Home FAQ RSS Links Site Map Contact
 
 
::| Keyword:       [Advance Search]  
 
All News  
Politik
   » Pemililihan Presiden
Olahraga
   » Sepakbola
   » Piala Dunia
Kriminal
Numpang Liyu
Daerah
Bandar Lampung
Seni-Budaya
   » Opini
   » Pendidikan
   » Ekonomi
::| Newsletter
Your Name:
Your Email:
 
 
Numpang Liyu
 

Monitor Artis


Kamis, 07 01 2016, 11:40 (GMT+7)

Tabik pun, nabik tabik. Tabik di kuti rumpok. Punyimbang tuha raja seunyinni. Sikanduwa haga numpang cawa. Cawa puuuuuun.

Syahdan, berkumpul bujang-bujang kampung di tikungan dan perempatan kongkow bergiat macam-macam. Galibnya bujang, tentu saja kelakuannya dari sekadar ngudud-ngupey sampai ada juga yang menenggak soda galak murah pokoknya bikin pening.

Tetiba ada seorang seniman yang berpotongan nyeni banget. Rambut gondrong kribo bablas sedikit, kumis baplang dan kalau bicara maka bibirnya yang lumayan tebal itu bakal mengalirkan kata demi kata yang kental dengan dialek khas ulun Jawa. Kalau dilihat dengan agak perhatian sedikit, rada mirip-mirip dengan potongan kyai mbeling Emha Ainun Nadjib. Namanya Syamsul Arifien, konco-konco suka berakrab dengan dia liwat panggilan Cak Sul.

Cak Sul bukan tak pernah jadi pejabat. Dua periode jadi penyelenggara pesta demorasi di Lamtim. Di periode terakhirnya malah didapuk jadi Ketua KPU. Jabatan mentereng yang kalau lagi musim pilkada maka pejabatnya bakal duduk paling depan dalam tiap kenduri dikasih kursi empuk setara bupati, kapolres dan dandim. Tapi Cak Sul tetap rileks dengan tongkrongan kribo dan nyeni banget.

Nyata saat ini, di Margototo, Metro Kibang, ada komunitas yang punya nama keren. Monitor Artis. Akronim dari Komunitas Pendonor Darah Gratis. Sebuah perkumpulan kelas kampung yang lahir dari hasil berembug di sebuah majelis bertajuk Forum Ambengan.

Dari wikipedia disebut Nasi ambeng adalah hidangan khas Jawa berupa nasi putih yang diletakkan di atas tampah dan diberi lauk pauk di sekelilingnya. Lauk pauk dapat berupa perkedel, ikan asin goreng, rempeyek, sambal goreng, telur rebus, tempe goreng, urap, bihun goreng, dan opor ayam.

Nasi ambeng adalah hidangan yang disajikan dalam selamatan sebagai sebagai lambang keberuntungan. Nasi dimakan beramai-ramai oleh empat hingga lima orang dewasa. Nasi dimakan dengan memakai dengan tangan telanjang, tanpa sendok dan garpu. Penyajian nasi ambeng mengandung permohonan agar semua pihak yang turut serta dikaruniai banyak rezeki. Yang pernah nyantri pasti tau persis rasanya makan keroyokan senampan.

Monitor Artis itu cuman sekelompok anak-anak muda kampung yang stand-by kalau ada siapapun yang sedang butuh pendonor darah. Yang dengan penuh semangat sakai sambayan langsung memadamkan batang rokok hisapan dan meninggalkan gelas kopi hirupan kalau ada info darurat soal kebutuhan darah. Kata kuncinya gratis! Sebuah stempel yang sangat mempermudah. Siapapun pasti tau rasa susahnya kalau sedang susah kita dipersulit.

Saat berbincang dengan Bung dolop di studio i-news TV beberapa hari silam, Cak Sul yang juga jadi motor untuk kelompok shalawat Jamus Kalimosodo menyebut jika rumahnya dibuka lebar-lebar untuk tempat berkumpul. Beralas tikar pun jadi, yang mau datang tak perlu jaim walau cuman pakai sarung dan tak perlu memulas gaya menjadi sok santri, sok pejabat atau sok-sok lain yang biasanya jadi standar masyarakat modern jikalau sedang tampil di muka publik.

Bayangkan jika semua pemuda kampung kita punya semangat macam Monitor Artis. Juga tentu saja pemuda kota. Ketimbang berkumpul kemudian dirangsang hormon untuk bikin hal bodoh, baik nian jika juga berpikir untuk berkontribusi bagi masyarakat liwat aksi riil. Tak perlu ribet-ribet, jika semua kita mau jadi bagian dari solusi, maka tiap masalah di bangsa ini bakal tuntas juga. Cak Sul juga pasti setuju.

Tabik pun, nabik tabik. Sikanduwa kilu mahap. Numpang liyu puuuuun. 



Rating (Votes: )   
    Comments (0)        ShareThis         Print


Other Articles:
Pejabat Mundur (29.12.2015)
Masih Hasil Sementara (10.12.2015)
Tol Sumatera (04.03.2014)
Pergolakan Dunia (05.09.2013)
Bebas Rahasia (04.09.2013)
Kepuasan Batin (02.09.2013)
Luhot jama CJH (01.09.2013)
“Penggembira” (01.08.2013)
Mangkir (31.07.2013)
PDAM, Mana Janjimu? (26.07.2013)



 
::| Latest News
::| Events
Mei 2017  
Su Mo Tu We Th Fr Sa
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      
 

 
LAMPUNG NEWS
[Page Top]